Sosialisasi Penyederhanaan Regulasi dan Pengawasan Tata Niaga Impor di Post Border

1 2 3 4 5 6
Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan menyelenggarakan Sosialisasi Penyederhanaan Regulasi dan Pengawasan Tata Niaga Impor di Post Border yang berlangsung di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (25/1).

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan. Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri antara lain mengatakan bahwa untuk meningkatkan kemudahan dalam berusaha, Kementerian Perdagangan melakukan pergeseran pengawasan Larangan Terbatas (Lartas) Impor dari Border ke Post Border. Hal ini tidak lepas dari usaha pemerintah untuk memperbaiki peringkat kemudahan berusaha (Easy of Doing Business/DOB) sesuai dengan amanat Paket Kebijakan Ekonomi XV.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Kemendag telah menerbitkan 17 Permendag Lartas dari Border ke Post Border, antara lain untuk komoditas besi atau baja, baja paduan dan produk turunannya, jagung, produk kehutanan, mutiara, ban, mesin mulitifungsi berwarna, mesin fotokopi berwarna dan printer berwarna, bahan baku plastik, pelumas, kaca lembaran, keramik, produk tertentu, intan kasar, produk hortikultura, hewan dan produk hewan, alat-alat ukur, takar, timbang perlengkapan asal impor, barang modal tidak baru dan barang berbasis sistem pendingin. Pokok-pokok pengaturan dalam revisi Permendag tersebut antara lain pemeriksaan atas pemenuhan persyaratan impor dilakukan setelah melalui Kawasan Pabean. Importir harus membuat pernyataan secara mandiri (self Declaration) secara elektronik melalui INATRADE yang menyatakan telah memenuhi persyaratan impor, sebelum barang impor terebut digunakan, diperdagangkan dan dipindahtangankan.

Narasumber pada kegiatan ini adalah Deputi Peningkatan Ekspor dan Fasiltasi Perdagangan Internasional Kemenko Bidang Perekonomian, Elen Setiadi dengan materi Kebijakan Nasional Penyederhanaan Tata Niaga Impor; Direktur Teknis Kepabeanan Kementerian Keuangan, Fajar Doni dengan materi Posisi Bea Cukai dan Pergeseran Pengawasan Impor dari Border ke Post Border; Direktur Impor Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana dengan materi Pergeseran Kebijakan Impor Kemendag dari Border ke Post Border; Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Kemendag, Ani Mulyati dengan materi Self Declaration INATRADE; Direktur Tertib Niaga Kemendag, Veri Anggrijono dengan materi Mekanisme Pengawasan Impor di Post Border; serta Ketua Kompartemen Perdagangan Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Ratna Nila Juwita dengan materi Peran GINSI dalam Mendukung Kebijakan Pemerintah atas Pergeseran Pengawasan Impor Barang di Post Border.

Sosialisasi diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari para pelaku usaha (importir), asosiasi dan perwakilan dari instansi terkait.


  •