Perjuangkan Ekspor Otomotif Indonesia ke Vitenam, Ditjen Daglu Lakukan Konsultasi Teknis dengan Pemerintah Vietnam

1 2 3 4 5 6 7
Kebijakan Pemerintah Vietnam terkait Decree No. 116/2017 dan Circular No. 3/2018 tentang Regulation on the Checking on Imported Automobiles for Technical Safety and Environmental Protection yang diberlakukan oleh Pemerintah Viet Nam per-tanggal 1 Januari 2018, menyebabkan kendala bagi ekspor produk mobil CBU ke pasar VietNam.

Apabila kendala  tersebut tidak segera tertangani, Indonesia akan mengalami potensi kerugian pendapatan negara yang selama ini diperoleh dari ekspor mobil CBU tersebut. Indonesia merupakan negara eksportir mobil Completely Built Unit (CBU) peringkat ke-3 terbesar ke Viet Nam, setelah Thailand dan China, dengan total nilai ekspor mencapai USD 293 juta pada tahun 2017.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan, selaku Ketua Delegasi RI (DELRI) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Sosialis Viet Nam, Ibnu Hadi, serta perwakilan dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, Pelaku Usaha, dan asosiasi GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) melakukan kunjungan ke Viet Nam pada tanggal 27-28 Februari 2018 dalam rangka melakukan konsultasi teknis serta mendapatkan klarifikasi terkait implementasi Decree No. 116/2017 dan Circular No. 3/2018 tentang Regulation on the Checking on Imported Automobiles for Technical Safety and Environmental Protection yang diberlakukan oleh Pemerintah Viet Nam per-tanggal 1 Januari 2018



  •