Pencanangan Pembukaan Akses Ekspor Impor Pelabuhan Banten

1 2 3 4 5
Kemendag yang diwakili oleh Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan yang didampingi oleh Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor, Ani Mulyati menghadiri acara Pencanangan Pembukaan Akses Ekspor Impor Pelabuhan Banten yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan di Pelabuhan Merak Mas, Banten, Jumat (11/5).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan memberikan sambutan dalam acara yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Walikota Cilegon, PELNI dan POLRI beserta jajarannya. Dalam sambutannya, diharapkan Pelabuhan Banten akan berkembang seperti Pelabuhan Tanjung Priuk, disisi lain juga harus diperhatikan sarana dan prasarana yang menunjang, serta hal kecil yang harus diperhatikan adalah kebersihan.

Pada acara tersebut juga mengapresi kepada Menteri Perdagangan yang telah merevisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 87 Tahun 2015 menjadi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 42 Tahun 2018 tentang Perubahan Kelima atas Permendag Nomor 87/M-DAG/PER/10/2015 tentang Ketentuan Impor Produk Tertentu, dimana Permendag tersebut telah memasukan Pelabuhan Merak Mas Cilegon sebagai pelabuhan untuk impor produk tertentu.

Pelindo 2 melaporkan bahwa saat ini sedang dilakukan pembahasan roadmap pelabuhan Cilegon yang kedepan akan berkembang menjadi 6 (enam)pelabuhan. Tujuan adanya pelabuhan di Banten adalah untuk mengalihkan ekspor dan impor yang semula dilakukan di pelabuhan Tanjung Priok sehingga dapat dilakukan melalui pelabuhan di Banten yang merupakan salah satu kawasan industri, nilai tambahnya adalah Kedalaman laut di banten rata rata 14-22 M sehingga kapal besar bisa masuk.



  •