Pelatihan dan Simulasi Penerbitan Perizinan di Bidang Perdagangan kepada Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

1 2 3 4 5

Untuk melaksanakan mandat Nawacita yaitu membangun dari pinggiran serta amanat Paket Kebijakan VI,  PP No 100 Tahun 2012 dan PP No 99, Direktorat Fasilitasi Ekspor dan Impor melaksanakan Pelatihan dan Simulasi Penerbitan Perizinan di Bidang Perdagangan kepada Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada 14 Mei 2018 di Hotel Jayakarta Lombok,  Nusa Tenggara Barat.  Dalam acara pembukaan,  Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Ani Mulyati menyatakan pelatihan dan simulasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman regulasi perijinan ekspor dan impor serta memberikan bekal dan pengalaman secara langsung melalui simulasi penerbitan perijinan dan non perijinan. 

Wakil Sekretaris Dewan Nasional KEK Bapak Paulus riyanto memberikan sambutan pada pembukaan Pelatihan dan Simulasi Penerbitan Perizinan di Bidang Perdagangan kepada Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada 14 Mei 2018 di Hotel Jayakarta Lombok,  Nusa Tenggara Barat.  Ia menegaskan latar belakang pembentukan KEK adalah adanya kesenjangan pembangunan perekonomian antar wilayah di Indonesia.   Sesuai dengam Nawacita yaitu membangun dari pinggiran,   konsep pembangunan KEK  difokuskan pada pembangunan  wilayah pinggiran dengan memperhatikan letak geografis yang strategis serta geo ekonomi. 

Para peserta Pelatihan dan Simulasi Penerbitan Perizinan di Bidang Perdagangan kepada Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sedang melaksanakan simulasi penerbitan perijinan dan nonperijinan  di Hotel Jayakarta Lombok,  Nusa Tenggara Barat pada 14 Mei 2018.



  •