Pembekalan Konsultan dan Tenaga Ahli FTA Center

1 2 3 4

Kementerian Perdagangan pada tanggal 30-31 Mei 2018 mengadakan kegiatan Pembekalan bagi konsultan dan tenaga ahli FTA Center, bertempat di Auditorium Kementerian Perdagangan.  Konsultan dan tenaga ahli tersebut nantinya akan ditempatkan di kantor FTA Center yang tersebar di 5 (lima) kota besar di Indonesia, antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor, Ibu Ani Mulyati turut memberikan pembekalan terkait Kebijakan Ekspor dan Surat Keterangan Asal (SKA).  Dimana SKA merupakan salah instrumen dalam pemanfaatan FTA berupa pengurangan tarif bea masuk sehingga dapat dimanfaatkan oleh eksportir Indonesia dalam meningkatkan daya saing komoditas ekspornya yang berujung pada peningkatan nilai ekspor Indonesia.

Hingga tahun 2018 Indonesia telah ada 8 (delapan) perjanjian dagang yang diterapkan yaitu ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA), ASEAN-China FTA (ACFTA), ASEAN-Korea FTA, ASEAN-India FTA, ASEAN-Australia-New Zealand FTA, Indonesia-Japan Economics Partnership Agreement (IJEPA), ASEAN-Jepang  Comprehensive Economics Partnership (AJCEP), dan Indonesia-Pakistan PTA. Tercatat untuk periode 2012-2016 pemanfaatan FTA untuk kegiatan ekspor produk Indonesia baru mencapai 70%, untuk itu Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan membentuk FTA Center sebagai pusat informasi untuk pelaku usaha dalam meningkatkan potensi ekspor.

Diharapkan dengan dibentuknya FTA Center ini dapat digunakan oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi dan perkembangan terbaru tentang perdagangan bebas serta pemahaman mengenai perjanjian perdagangan bebas. Hal-hal tersebut dapat dimanfaatkan oleh eksportir Indonesia untuk melihat peluang pasar Indonesia di negara lain, serta memaksimalkan manfaat perjanjian perdagangan bebas bagi perekonomian Indonesia.



  •