Trade Remedies Workshop ARISE+ Indonesia

1 2 3 4 5 6 7

Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan tim dari ASEAN Regional Integration Support - Indonesia Trade-Related Assistance (ARISE+ Indonesia) telah menyelenggarakan Trade Remedies Workshop di Hotel Aryaduta Jakarta pada tanggal 8 Mei 2019. Workshop yang merupakanbagian dari kick off program ARISE Plus ini dihadiri oleh perwakilan dari asosiasi, pelaku usaha, law firm, konsultan, serta Kementerian terkait. Direktur Pengamanan Perdagangan hadir dalam workshop dimaksud sebagai keynote speaker.

Narasumber dalam “Trade Remedies Workshop” ini adalah James Lenaghan (Trade Facilitation & Trade Remedies Expert – ARISE+ Indonesia), Pradnyawati (Direktur Pengamanan Perdagangan), dan Paula Norris, Team Leader ARISE+ Indonesia. Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan proyek ARISE+ Indonesia dan menyusun program technical assistance untuk pelaku usaha, law firms, dan konsultan.

Sebagai pembuka, Ibu Paula Norris memberikan penjelasan mengenai program ARISE+ Indonesia yang merupakan program bantuan terkait perdagangan pertama yang didanai oleh Uni Eropa yang berkaitan erat dengan agenda integrasi ekonomi ASEAN. Proyek yang berdurasi 4 (empat) tahun ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Indonesia untuk mendorong kinerja perdagangan serta daya saing.

Direktur Pengamanan Perdagangan menyampaikan paparan dengan tema “Trade Remedy Instruments”. Instrumen Trade Remedies semakin sering digunakan oleh negara-negara di dunia untuk melindungi industri dalam negeri nya. Menyikapi hal tersebut, para pelaku usaha diharapkan dapat bersikap kooperatif apabila menjadi subjek penyelidikan oleh otoritas negara mitra dagang agar hasil akhir penyelidikan tidak merugikan para eksportir. Sementara para lawyers dan konsultan diharapkan lebih mewaspadai fenomena global saat ini dan dapat mengambil peran proaktif dalam penyelidikan Trade Remedies.



  •