konferensi pers terkait penyelundupan tekstil dan peningkatan ekspor tekstil

1 2 3

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana bersama Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Dody Edward, Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi, Ketua Umum API Ade Sudrajat, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Luar Negeri API Anne Patricia Sutanto, serta Direktur Tertib Niaga Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag Wahyu Widayat pada konferensi pers terkait penyelundupan tekstil dan peningkatan ekspor tekstil, berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta  (11/10/2019). 

Saat ini Pemerintah dan pelaku usaha bersinergi menentukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT). Sinergi perlu dilakukan di tengah pelambatan ekonomi global, dan kecenderungan proteksi pasar dalam negeri di hampir seluruh negara produsen TPT di dunia. Selain itu, melemahnya pasar TPT dunia yang diakibatkan perang dagang serta membanjirnya impor TPT ke Indonesia, juga mendorong perlu dilakukannya langkah strategis.

Lima langkah strategis yang dilakukan Kemendag diantaranya adalah  :

Pertama, penyempurnaan tata kelola impor TPT. Kementerian Perdagangan tidak menerbitkan persetujuan impor (PI) TPT untuk industri kecil dan menengah (IKM) sejak delapan bulan ini. 

Kedua , meningkatkan efektivitas pengawasan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) terpadu yang dipimpin Ditjen PKTN dan beranggotakan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API); Ditjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian; Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan; serta Ditjen Daglu Kementerian Perdagangan. 

Ketiga, harmonisasi dan sinergi industri TPT dari hulu ke hilir. Kerja sama antara industri hulu dan hilir serta menjadikan TPT sebagai basis pengembangan ekspor yang berteknologi dan berorientasi industri 4.0 sehingga produk TPT menjadi lebih kompetitif di pasar global. Walaupun pasar TPT dunia mengalami keguncangan, namun ekspor TPT Indonesia optimis akan meningkat dalam 10 tahun terakhir sejalan dengan meningkatnya produk yang berkualitas dari segmen milenial. 

Keempat, Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) melakukan kajian dan mengusulkan kepada Pemerintah untuk dikenakannya kebijakan anti-dumping atau safeguards terhadap produk-produk impor yang merugikan industri dalam negeri. 

Kelima, promosi produk TPT terpadu Trade Expo Indonesia (TEI), Textile Showcase and Summit (TSS), dan kolaborasi perusahan besar dan perusahaan kecil. Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) bersama API akan menggelar TSS 2019 pada 12--18 Oktober 2019 Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpon Damai (ICE BSD), Tangerang. Acara ini bersamaan dengan penyelenggaraan TEI ke 34 pada 16–20 Oktober 2019 di tempat yang sama.

Sekilas Ekspor TPT Indonesia, pada  Tahun 2018 ekspor TPT Indonesia tercatat terbesar USD 13,15 miliar. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2017 yang tercatat mencapai sebesar USD 12,44 miliar. Adapun negara-negara tujuan utama ekspor TPT Indonesia masih didominasi oleh Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Jerman, dan Turki.



  •