Forum Ekspor Tahun 2019

1 2 3 4 5 6

Dalam kesempatan pelaksanaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 bertempat di ICE BSD Tangerang, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri menyelenggarakan kegiatan Forum Ekspor Tahun 2019 dengan tema Mendorong Peningkatan Daya Saing Ekspor Kopi dan Produk Turunannya. 

Kegiatan ini dibuka oleh Dirjen Daglu dan diikuti oleh 300 peserta yang terdiri dari eksportir, perwakilan asosiasi, perwakilan Pemerintah Daerah dan K/L terkait, waralaba, dan buyer dari luar negeri. 

Narasumber yang hadir adalah dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Sustainable Coffee Platform Indonesia (SCOPI), Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI), Sekretaris Ditjen Daglu, dan Direktur Pengembangan Produk Ekspor, Ditjen PEN Kemendag. 

Kegiatan ini juga membuka peluang kerjasama eksportir dengan buyer yang sedang mengikuti kegiatan TEI 2019 dan membantu menginventarisir permasalahan dan masukan dari para stakeholder untuk perbaikan kebijakan.

Indikasi  Geografis kopi Indonesia yang sudah terdaftar di Ditjen HAKI Kemenkumham (per September 2019) ada 24 (dua puluh empat) yaitu Kopi Arabika Sipirok, Kopi Arabika Sumatera Mandailing, Kopi Liberika Tungkal Jambi, Kopi Arabika Java Sindoro-Sumbing, Kopi Arabika Flores Manggarai, Kopi Arabika Sumatera Lintong, Kopi Robusta Pupuan Bali, Kopi Robusta Pinogu, Kopi Arabika Toraja, Kopi Arabika Kintamani Bali, Kopi Arabika Sumatera Simalungun, Kopi Arabika Gayo, Kopi Robusta Lampung, Kopi Arabika Pulo Samosir, Kopi Robusta Tambora, Kopi Robusta Temanggung, Kopi Arabika Koerintji, Kopi Robusta Empat Lawang, Kopi Robusta Semendo, Kopi Liberika Bangsang Meranti, Kopi Arabika Flores Bajawa, Kopi Arabika Java Ijen-Raung, Kopi Java Preanger, Kopi Arabika Kalosi Enrekkang Massenrempulu.

Sebagai penutup kegiatan, diadakan coaching clinic pembinaan kemasan, rebranding, dan informasi Indikasi Geografis kopi untuk membantu meningkatkan daya saing ekspor.



  •