Rapat Koordinasi Surat Keterangan Asal (SKA)

1 2 3 4 5

Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, menggelar Rapat Koordinasi Surat Keterangan Asal (SKA) dengan 94 Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) di Denpasar, Bali, Jumat (13 Mar). Acara ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Bapak Marthin.

Rapat koordinasi dengan 94 IPSKA ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan akselerasi peningkatan ekspor.

Pokok bahasan pada rakor kali ini diantaranya yaitu penerapan sertifikasi mandiri dalam skema Registered Exporter Generalized System of Preferences European Union (REX GSP EU) berbasis elektronik. Sertifikasi mandiri bertujuan mempermudah ekspor Indonesia dalam skema GSP ke Uni Eropa (UE) dengan sistem REX. Seluruh eksportir yang akan mengekspor produknya ke UE harus terdaftar dalam sistem.

Skema REX GSP EU diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada eksportir Indonesia untuk mengekspor produknya ke Uni Eropa tanpa harus menggunakan dokumen SKA. Eksportir dapat menerbitkan sendiri deklarasi asal barang (Statement on Origin/DAB) untuk produk ekspor yang memanfaatkan skema GSP.

Hadir sebagai nara sumber dan pembicara yaitu Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor, Bapak Johni Martha yang menyampaikan materi terkait REX GSP EU; Kasubdit Tekstil dan Produk Tekstil dan Produk Aneka, Bapak Wijayadi dengan materi Hambatan Perdagangan dan Instrumen Trade Remedies; dan Kepala Bagian Kepegawaian dan Umum Sekretariat Ditjen Daglu, Bapak Krisandi dengan materi Management Stock Form SKA.



  •