FGD Pemahaman ROO GSP-United Kingdom (Pasca Brexit)

1 2 3 4 5 6

Direktorat Fasilitasi Ekspor dan Impor, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pemahaman Skema Ketentuan Asal Barang Ekspor Indonesia menggunakan Fasilitas GSP-United Kingdom (Pasca Brexit) secara fisik dan konferensi video melalui aplikasi Zoom. Acara yang dilaksanakan pada Senin, 29 Maret 2021 ini diikuti oleh Perwakilan Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal seluruh Indonesia serta Eksportir tujuan United Kingdom.

Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor, Ibu Merry Maryati, dalam sambutan pembuka menyampaikan bahwa Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk terus mendorong ekspor dengan berbagai strategi yang telah ditetapkan. Generalized System of Preference (GSP) adalah Fasilitas Perdagangan berupa pembebasan tarif bea masuk yang diberikan secara unilateral oleh negara maju yang hampir seluruhnya sudah menjadi pasar ekspor utama Indonesia, seperti Uni Eropa dengan negara anggotanya dan Amerika Serikat. Dengan fasilitas GSP ini, diharapkan pelaku usaha bisa memanfaatkan secara optimal dan maksimal diawali dengan pemahaman yang baik tentang aturan dan ketentuan yang tertuang didalamnya, khususnya untuk kegiatan ekspor ke negara Inggris Raya.

Dalam FGD ini dipaparkan tentang skema GSP-UK oleh Atase Perdagangan KBRI London, Bapak M. Rizalu Akbar, dan Rules of Origin GSP-UK pasca Brexit oleh Koordinator Bidang Ketentuan Asal Barang, Direktorat Fasilitasi Ekspor dan Impor. Diskusi dipandu oleh Analis Perdagangan, Ramiaji Kusumawardhana.



  •