Rapat Persiapan Sidang Pertama (First Substantive Meeting) DS593

1 2 3 4 5 6

Pemerintah Indonesia tetap memaksimalkan perjuangan dalam menghadapi Uni Eropa pada sengketa dagang kelapa sawit DS593 di tengah masa pandemi.

Rapat Persiapan Sidang Pertama (First Substantive Meeting) DS593 dilaksanakan pada tanggal 6 April 2021 yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri dan dibuka oleh Wakil Menteri Perdagangan RI. Rapat dilakukan secara hybrid dan dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan kelapa sawit yang terdiri dari Kementerian/Lembaga, Tim Ahli Sawit, Tim Kuasa Hukum, serta asosiasi dan pelaku industri kelapa sawit.

Wakil Menteri Perdagangan memberikan arahan untuk tetap menunjukkan bahwa Indonesia berkomitmen tinggi dalam industri kelapa sawit yang berkelanjutan  terutama dengan hasil referendum Swiss yang diharapkan menjadi sinyalemen positif terhadap produk minyak sawit berkelanjutan. Komitmen ini akan terus ditunjukkan sebagai pendorong menghadapi kebijakan yang mendiskriminasi kelapa sawit Indonesia termasuk dalam sengketa DS593 dimana Indonesia menggugat RED II yang mengecualikan biofuel berbahan baku kelapa sawit dari target Renewable Energy UE di sektor transportasi tanpa dasar ilmiah yang jelas.

Dalam kesempatan ini juga Dubes/Kuasa Usaha Ad-Interim PTRI Jenewa memaparkan kondisi dan situasi terkini serta prosedur sengketa di WTO pada masa pandemi.



  •