Jakarta — Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri guna membahas dinamika perizinan impor serta menjaga stabilitas pasokan barang di pasar domestik.
Audiensi ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Tommy Andana, serta didampingi oleh Sekretaris Ditjen Perdagangan Laur Negeri, Ojak Simon Manurung, Direktur Impor, Andri Gilang Nugraha.
Sementara itu, dari pihak HIPPINDO hadir Ketua Umum Bapak Budihardjo Iduansjah, Sekretaris Jenderal Bapak Haryanto Pratantara, Direktur Eksekutif Ibu Fetty Kwartati, bersama perwakilan anggota HIPPINDO.
Dalam pembahasan, HIPPINDO menyampaikan aspirasi pelaku usaha ritel terkait proses perizinan yang dinilai perlu semakin efisien dan responsif terhadap kebutuhan pasar. HIPPINDO juga menekankan bahwa kelancaran proses perizinan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan barang, khususnya pada momentum peningkatan konsumsi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Perdagangan menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara kelancaran arus barang dengan prinsip tata kelola perdagangan yang baik. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan agar tetap adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha.

